Postingan

LAKON Wisanggeni Racut

Gambar
Cerita Singkat : Ketika Pandawa hendak bertempur melawan Korawa dalam Perang Bharatayuda, para dewa di kaendran Jonggring Saloka menuntut agar Wisanggeni dan Antasena harus tiada agar Pandawa menang di dalam peperangan itu. Pakem wayang ini memang agak unik dan sarat dengan piwulang yang amat luas pengertiannya. Memang di dunia wayang, dua ksatria Pandawa yang tak mengenal tata krama atau tidak mampu berudanegara ini tak ada yang mampu melawan. Dengan kata lain tanpa tanding. Antasena kerap disebut sebagai orang bambung, sementara Wisanggeni disebut sebagai orang edan. Antasena mempunyai senjata sungut, sementara Wisanggeni tak mempan segala senjata yang ada di dunia ini. Kedua-duanya mempunyai senjata yang terletak di mulutnya. Dua ksatria ini lambang keluguan, lambang kesederhanaan, lambang kebersahajaan-prasaja. Ksatria ini juga simbol generasi muda yang ingin agar negaranya makmur, sejahtera, dan orangtuanya jaya di medan perang. Perang dalam hal ini adala...

LAKON Wahyu Dewandaru

Gambar
Cerita Singkat: Wahyu Dewandaru yang akan turun ke dunia. Wahyu itu berujud manusia, yang terkadang bisa dilihat, tapi ada kalanya tak dapat dilihat. Untuk memperolah wahyu yang konon berada di Gunung Mahendra itu, Duryudana meminjam Aji Candrabirawa pada Prabu Salya. Mulanya Salya berkeberatan, tetapi setelah Begawan Drona mem-bujuknya, Aji Candrabirawa diserahkan. Setelah itu Drona menyuruh Burisrawa untuk beralih ujud menjadi wanita cantik bernama Sri Sumilih. Tugasnya adalah menggoda Arjuna, agar Arjuna tidak bisa mendapatkan Wahyu Dewandaru. Sementara itu di Kerajaan Tawang Gantungan, Prabu Godayitma merasa dengki pada Arjuna yang sering mendapat wahyu. Karena itu Prabu Godayitma lalu beralih ujud menjadi Arjuna, agar ia mendapat Wahyu Dewandaru. Dalam perjalanan, Arjuna palsu bertemu dengan Sri Sumilih, tergoda akan kecantikannya dan mengejar wanita itu. Sri Sumilih lari ke hadapan Duryudana dan minta pertolongan. Duryudana melepaskan Aji Can-drabirawa s...

LAKON WAYANG KULIT Suyudana Gugur

Gambar
Cerita Singkat : Ketika perang Barata hampir selesai selurunya keluarga Kurawa telah hancur tinggal Duryudana seorang, pikirannya tak karuan. Ia masih ingin hidup tetapi harus lari ke mana. Rasa takut semakin mencengkram terutama kepada Bima yang mengancam akan membunuhnya dalam perang itu. Saking bingungnya ia masuk merendam dalam sungai agar dingin pikirannya dan tak akan ada yang mengetahui. Tetapi Samiaji tahu serta dihampirinya Duryudana serta berkata: “Wahai raja Suyudana, tak pantas tuan bersembunyi mundur dari arena peperangan, sementara keluarga tuan telah membaktikan dirinya demi tuan.” Suyudana menjawab: “Bukan aku tetapi aku ingat kepada keluargaku yang telah bela pati dan memohon kepada Dewata agar mereka dimasukkan surga. Mengenai engkau menginginkan kerajaan, aku rela memberikannya, sementara aku akan merantau ke tempat lain tidak akan tinggal di negeri ini,” kilahnya. “Akhh, tidak pantas tuan berkata begitu. Tuan harus perang tanding. Silahkan pilih...

LAKON Sombo Juwing

Gambar
Cerita Singkat : Kahyangan sedang gonjang-ganjing karena diamuk Raja Trajutrisna yang bernama Prabu Bomantara dan keponakannya Narakasura dari negeri Suroteleng. Prabu Kresna bersama para Pandawa mendapat perintah untuk membinasakan mereka, ikut pula Raden Sitija. Raden Sitija adalah anak dari Dewa Wisnu dengan Dewi Pertiwi. Di Kahyangan Sitija berhadapan dengan Prabu Narakasura, Sitija tewas dan tubuhnya terlempar di tepi kawah Candradimuka, yang kemudian dimasukan ke dalam kawah Candradimuka oleh Dewa Yamadipati. Karena Sitija memiliki aji Pancasona, maka ia hidup kembali. Kini ia ditemani raksasa Pancatnyana, Ancak Ogra, Maudara dan Yayahgriwa jelmaan dari kayu dan sesaji yang terinjak Sitija. Akhirnya Prabu Bomantara dan Narakasura mati oleh Sitija, kemudian mereka menyatu dengan tubuh Sitija. Sitija kemudian diangkat menjadi raja di Prajatisa oleh Prabu Kresna dengan gelar Prabu Bomanarakasura. Setelah menjadi raja di Trajutrisna maka Prabu Sitija Bomanarakasur...

LAKON WAYANG KULIT SEMAR GUGAT

Gambar
Cerita Singkat: Amarta diguncang prahara bencana alam banjir bandang sehingga rakyatnya sangat menderita namun ini juga merupakan kritik bagi pemerintah dimana rakyat menderita sementara para pemimpin berlaku tidak adil terhadap rakyatnya dimana agama sebagai alat adu domba,korupsi merajalela,wakil2 rakyat berfoya-foya’ Untuk itulah Semar Menggugat para pemimpin bangsa untuk membantu rakyat,untuk memikirkan persatuan bangsanya bukan mementingkan kekuasaan,tetapi pikirkanlah rakyat Namun yang diharapkan Semar ternyata tidak dapat terlaksana karena Semar Menggugat ke Astina,dimana para pejabatnya ternyata malah merasa senang dengan Bencana yang menimpa Amarta.dimana rasa sosialisme memang sudah tidak ada lagi di Astina,dimana justru memanfaatkan bencana alam itu untuk memenangkan kekuasaan. Sebagai gambaran hilangnya Nasionalisme dan Sosialisme Bangsa,dimana para pemimpinnya hanya memikirkan uang uang dan uang untuk keluarganya sehingga tanpa malu malu memamerkan ...

LAKON WAYANG KULIT PENDOWO GUGAT

Gambar
Cerita Singkat : negara hastinapura sedang dilanda pagebluk. ibarat kata pagi sakit sore mati. sore sakit pagi mati. sedang gelap suasananya. karena merasa susah maka di sitinggil kerajaan hastina dipanggilah pendeta dr pertapaan soka lima. yaitu begawan drona. bengawan drona berkumpul menghadap jaka pitana aka prabu duryodana yag di dampingi prabu baladewa dari mandura dan patih sengkuni dari ploso jenar. maka dimulailah paseban agung yang membicarakan keadaan negeri hastinapura. prabu jaka pitana menjelaskan keadaan kerajaan hastina yang sedang dilanda pagebluk dan meminta petunjuk pada sang begawan drona. begawan drona menyatakan bahwa sebelum dipanggil telah menerima wangsit dewata jika sebenarnya pagebluk terjadi karena hawa dari tapa para pandawa di tegal kurusetra. begawan drona meyebutkan bahwa pandawa sengaja bertapa untuk kecelakaan para kurawa. hal ini segera menjadi perdebatan karena prabu baladewa menyanggah dan berkata sebaiknya dilihat dahulu keadaan di...

LAKON WAYANG KULIT Kresna Kembar

Gambar
Hastina geger, raja Sosrowindu datang dan meminta untuk dijadikan senopati Hastina mewakili Korawa. Prabu Doryudana terpaksa menerima Prabu Sosrowindu karena usulan resi Dorna, Prabu Sosrowindu itu termasuk murid dari resi Drona. Prabu Sosrowindu akan membantu Korawa untuk memusnahkan  Pandawa namun sebelumnya ia mengajukan syarat agar ia diberi kesempatan untuk membunuh musuh bebuyutannya yaitu Prabu Baladewa. Syarat itu jelas membuat gempar para Korawa, karena Prabu Baladewa memang dekat dengan Hastina. Patih Sengkuni juga memberikan usul agar tidak membuat masalah dengan sesama barisan Korawa karena itu akan membuat barisan Korawa tidak solid dalam menghadapi Bharatayuddha. Tetapi tidak dengan Resi Drona, menurutnya, Prabu Baladewa sudah tidak loyal dengan Korawa, dia beralasan bahwa Prabu Baladewa sering tidak datang jika ada paseban agung di kerajaan Hastina. Prabu Sosrowindu kemudian meyakinkan bahwa permintaannya itu adalah wajar. Karena ayahnya, Kangsade...